Uraian

Pelayanan pendaftaran pelatihan di Disperinaker Trenggalek menunjukkan ketimpangan signifikan antar kecamatan. Data tahun 2025 mencatat dominasi peserta dari Kecamatan Trenggalek sebanyak 74 orang (22,77%), sedangkan wilayah seperti Watulimo dan Munjungan hanya mencapai 1–2% dari total pendaftar (4 dan 3 orang). Ketidakmerataan ini dipengaruhi oleh SOP pendaftaran yang belum diperbarui, masih bersifat semi-manual, dan belum mengakomodasi kebutuhan era digital. Aktualisasi ini bertujuan mewujudkan transformasi layanan pendaftaran pelatihan melalui penyusunan SOP yang lebih sistematis, adaptif, dan inklusif. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa SOP pendaftaran telah berhasil diperbarui sesuai Pedoman Permen PAN & RB No. 35 Tahun 2012 dan kebutuhan era digital, serta dapat diimplementasikan secara lebih efisien. Simulasi pendaftaran online menghasilkan jumlah pendaftar yang menjangkau seluruh kecamatan sehingga pemerataan akses meningkat dibanding kondisi awal. Pemahaman petugas terhadap SOP juga mengalami peningkatan signifikan, dari 68,5 pada pre-test menjadi 94,29 pada post-test. Selain itu, publikasi melalui media sosial dan kanal digital memperluas keterjangkauan informasi bagi masyarakat. Kesimpulannya, transformasi SOP ini mampu meningkatkan efektivitas pelayanan, memperkuat akuntabilitas, serta mendorong pemerataan kesempatan pelatihan bagi masyarakat Kabupaten Trenggalek.


Baca Publikasi Lengkap